Wapres Akui Progres Venue Sumsel Bagus

Ditulis Oleh admin pada

Jakarta - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menghadiri Rapat Koordinasi tentang Persiapan Penyelenggaraan Asian Games XVIII  Tahun 2018 bersama Wakil Presiden RI/ Ketua Dewan Pembina INASGOC, Jusuf Kalla dan sejumlah menteri di Wisma Serbaguna/Gedung Inasgoc, Senin ( 19/2). Usai rapat, Wapres RI Jusuf Kalla mengakui bahwa progres venue Asian Games di Sumsel (Palembang) bagus.

Dijelaskan Jusuf Kalla, rapat yang mereka lakukan selama kurang lebih dua jam tersebut merupakan rapat rutin dan kali ini fokus membahas tiga hal. Ketiga hal tersebut yakni soal kesiapan dan perkembangan pembangunan sejumlah venue di Jakarta-Palembang. Kedua soal penyelenggaraan serta kemajuannya dan yang ketiga soal target dan prestasi.

"Bagaimana kemajuannya kita berterimakasih pada Menteri PU bahwa di Senayan 90% selesai semua terutama yang besar. Ada beberapa catatan-catatan di DKI seperti venue untuk berkuda dan velodrome untuk sepeda. Di Palembang tentu kemajuan bagus dari segi venue tidak ada halangan," jelasnya saat konfrensi pers.

Dibandingkan dengan di Brazil, progres ini kata JK sangat bagus mengingat pembangunan di Brazil masih dikerjakan meski sudah memasuki H-2 hari pelaksanaan. Mengenai penyelenggaraan lanjut JK juga mengalami banyak kemajuan hal tersebut terlihat saat tes event yang digelar beberapa waktu lalu. Meskipun masih ada beberapa hal yang masih perlu di perbaiki.

"Target-target juga sudah kita bicarakan. Tapi yang terpenting banyak kemajuan dan semoga target dapat terpenuhi," ujarnya.

Terkait adanya kerusakan GBK yang menjadi salah satu venue menurutnya menjadi catatan serius pemerintah. Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa Indonesia sebentar lagi punya agenda yang jauh lebih besar, sehingga perlu bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun.

Di tempat yang sama saat jumpa pers tersebut Gubernur Sumsel Alex  Noerdin menjelaskan secara singkat dan terperinci bahwa secara keseluruhan venue di Jakabaring serta segala infrastruktur pendukung sudah sangat siap.

"Kecuali LRT semua sudah siap. Dua Jembatan Musi, 4 jalan tol, fly over, underpass semua sudah selesai. LRT Mei nanti paling lambat sudah full operation. Kemudian tinggal landskap serta penataan taman dan rumput," tegasnya.

Bahkam demi meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia, Alex Noerdin sempat mengusulkan ke Wapres RI Jusuf Kalla untuk mengajak ratusan wartawan yang ikut ke Jakabaring melihat langsung persiapan Sumsel.

" Saya usul ajak ratusan wartawan ke Jakabaring melihat langsung kawasan olahraga terpadu dan persiapannya. Kebetulan nanti tanggal 25 Februari ada kejuaraan bowling. Kami akan fasilitasi," tambah Alex.

Ditanya soal perbandingan persiapannya dengan tuan rumah lainnya Jakarta,  Alex Noerdin mengaku hanya fokus melakukan persiapan sebaik mungkin. Dia hanya memastikan di Jakabaring nanti atlet dan official bisa menjangkau satu venue ke venue lain hanya dalam tempo waktu 5-10 menit dengan berjalam kaki atau golf car yang disediakan.

Sementara itu Menteri PUPERA, Basuki Hadimuljono menjelaskan mengenai adanya kebocoran dan korsleting listrik saat tes event sudah dimonitor pihaknya terutama saat ada hujan-hujan ekstrim.

"Intinya kita monitor semua apalagi hujan ekstrim, satuan kerja semua monitor, yang di wisma atelt maupun GBK catatan y perlu diperbaiki sudah diperbaiki. Kerusakan di GBK tidak akan tunda Asian Games. Ada kerusakan seminggu akan kami selesaikan. GBK hanya rusak ringan," jelasnya.

Selain Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, rapat tersebut tampak dihadiri juga oleh Imam Nahrawi (Menteri Pemuda & Olahraga), Puan Maharani (Menko PMK/Wakil Ketua Dewan Pembina INASGOC ), Erick Thohir(Ketua Umum INASGOC), Anies Baswedan (Gubernur DKI). (man/ril)

 

Berita Terbaru

Jelang Porprov di Prabumulih, KONI Sumsel Verifikasi Keabsahan Atlet

PALEMBANG - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke-XII 2019, bakal resmi dibuka pada 16 November di Prabumulih.

Jelang Porprov, KONI Sumsel melakukan verifikasi atlet yang akan turun nantinya, yang berasal dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Verifikasi dimulai 24-26 November di Kantor KONI Sumsel.

Disampaikan Ketua Bidang Keabsahan Porprov Sumsel, Asdit Abdullah, Kamis (24/10/2019), pada hari pertama dijadwalkan verifikasi atlet untuk rt 11 cabor yakni atletik, voli pasir, sepakbola, hockey, kempo, wushu, catur, karate, tinju, sepaktakraw dan balapsepeda.

Sementara pada hari kedua, Jumat (25/10/2019), verifikasi atlet akan dilakukan untuk 10 cabor yakni bulutangkis, soft tenis, renang, tenis meja, menembak, sepatu roda, bridge, taekwondo, senam dan basket.

Untuk hari terakhir, yakni Sabtu (26/10/2019), dijadwal atlet dari 9 cabor meliputi voli indoor, bola tangan, panjat tebing, tenis lapangan, pencak silat, bliar, woodball, panahan dan futsal.

"Jadi semua atlet dari 30 cabor yang akan dipertandingkan di Porprov Prabmulih nanti harus di verifikasi dulu keabsahannya," katanya.

KONI Sumsel akan selektif melihat persyaratan atlet, mulai dari tidak boleh terdaftar di 2 kabupaten/kota, atlet membela kabupaten/kota tempat ia dibina, jika ada yang bela kabupaten/kota lain maka harus disertai perjanjian dan dibina kabupaten/kota lain, atlet yang turun kelahiran 1 Januari 1998, kecuali cabor tenis, soft tenis, woodball, catur, berlaku atlet kelahiran 1 Januari 1998 sebanyak 70 persen dan 30 persen kuota buat atlet sebelum kelahiran 1 Januari 1998 tadi.

"Atlet yang akan turun di Porprov juga wajib menyertakan KTP asli, KK asli, ijazah terakhir, akte kelahiran dan persyaratan lainnya," ujarnya.

Mulai pekan depan, KONI Sumsel akan meneliti keabsahan atlet dan secepatnya menyampaikan hasilnya verifikasi atlet.

"Jadi, kita harapkan tidak ada keributan lagi soal atlet saat pertandingan," ucapnya. (ril)

Perkenalkan Manajer, Wagub Minta Atlet Berprestasi Diberikan Reward

Palembang-Guna memacu semangat juang atlet Sumatera Selatan (Sumsel) yang bakal turun di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X di Bengkulu, pada 3-9 November, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), yang juga merupakan

Ketua Kontingen Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumsel, Mawardi Yahya bersama KONI Sumsel menggelar kegiatan pembekalan dan motivasi, di Wisma Atlet Jakabaring Sport City, Sabtu (26/10/2019) malam.

Mawardi Yahya mengundang dan memperkenalkan langsung manajer dari 11 cabor yang bakal turun di Porwil X di Bengkulu.

Dari cabor renang, Manajernya adalah Sarimuda, yang juga merupakan Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumsel. Manajer cabor Tinju adalah Bupati Banyuasin yang juga merupakan Ketua Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumsel Askolani.

Kepala Bappeda Sumsel Neng Muhaiba menjadi Manajer Cabor bliar,

Kepala Dinas Kesehatan Lesty Nuraini menjadi Manajer Cabor Muay Thai, Bupati PALI Herry Amalindo menjadi Manajer Atletik, Kempo Manajernya Ketua Pengurus Persaudaraan Sharonji Kempo Indonesia (Perkemi) Sumsel Bakti Setiawan, Sepakbola Manajernya Kepala Dinas PU BM dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Darma Budi, Panjat Tebing Manajernya Ketua Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel sendiri yakni Wabup Muba Benny Hernedi, bola voli Manajernya Bobby Rizaldi (DPR RI).

Untuk Catur, Manajernya Kepala Disdukcapil Sumsel Herfiansyah Djarab, dan terakhir Bulutangkis dimanajeri Ketua PBSI Sumsel sendiri yang juga merupakan Direktur Umum dan SDM PT Semen Baturaja, Amrullah.

"Mereka orang-orang hebat dan perlu saya perkenalkan karena manajer inilah yang akan memimpin dan merupakan orangtua kalian, kalau ada dibutuhkan bisa disampaikan ke manajer," jelasnya.

Mawardi juga berpesan kepada manajer, untuk memberikan reward pada atlet-atlet yang berprestasi di Porwil nanti.

"Sepakbola tadi kita dengar bonusnya Rp5 juta. Dari cabor lain kita harapkan sama, atau bahkan bisa lebih dari itu, untuk menambah motivasi atlet. Intinya bonus harus seimbang," ujarnya.

Di Porwil ke IX di Bangka Belitung, Sumsel berada di posisi runner up, kalah dari Sumatera Utara yang keluar sebagai juara umum.

"Porwil kali ini kita kalahkan Sumut," kata Mawardi dengan penuh semangat.

Ketua Kontingen juga kembali mengingat atlet Sumsel untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nana baik Sumatera Selatan.

"Tak hanya saat bertanding saja, tapi juga di luar lapangan. Jangan melakukan hal-hal yang justru merusak nama Sumsel," tegasnya.

Plt Ketum KONI Sumsel Dhennie Zainal menambahkan, semua fasilitas dan kebutuhan atlet telah disiapkan. Pihaknya juga bakal memberikan bonus buat atlet yang berhasil mempersembahkan medali buat Sumsel.

"Berapa besaran bakal kita tentukan secepatnya," ujarnya.

Atlet dari 11 cabor ini telah menjalani training camp (TC) di Jakabaring Sport City selama ini, mereka telah siap turun di Porwil.

Cabor atletik dan renang menjadi unggulan Sumsel untuk mendulang medali emas. Tapi, cabor lain juga tetap punya kans untuk mendapatkan medali.

"Kita harapkan atlet bisa berikan yang terbaik dan mempersembahkan medali," katanya. (ril)

190 Atlet Berprestasi Ikuti Seleksi di Sekayu

SEKAYU - KONI Provinsi Sumsel gelar seleksi atlet prestasi. Sebanyak 190 atlet tiga kabupaten, Muba, PALI dan Banyuasin ikut tes kemampuan di Stabel Berkuda, Sekayu, Muba, (1-3/11). Dengan rincian atlet asal Muba 124, kemudian dari Banyuasin 14 dan PALI mengutus 52 atlet.

 H Dhennie Zainal wakil ketua I KONI Sumsel mengatakan tim pemandu bakat atau talent scouting melaksanakan tes fisik secara ringan. "Tapi inilah dasar-dasar untuk menjadi atlet. Nah, untuk itu pada saat melaksanakan tes harus benar-benar serius, jangan anggap enteng. Meski sebelumnya sudah melaksanakan," terang Dhennie ,sapaan akrabnya, usai pembukaan, Kamis (1/11) pagi.

 Dhennie berharap banyak dari Muba. "Karena kita tahu Muba gudang atlet, fasiltas olahraga sangat memungkinkan untuk melahirkan atlet terbaik," terang mantan ketua DPD KNPI Kota Palembang ini.
 Salah satu bukti Muba sudah melahirkan atlet panjat tebing level dunia, M Hinayah. "Dia (Hinayah) dapat emas pada Asian Games XVIII di Jakabaring, Agustus lalu. Selain panjat tebing masih ada renang, basket, polo air, angkat berat, angkat besi, dan pencak silat. Mereka meski tidak membawa medali emas tapi membawa nama baik Indonesiam," terang dia.
 Ditambahkan Dhennie program pemandu bakat atlet sudah dilaksakan di empat dearah. Selain Muba, ada zona Lubuklinggau 7-10 Oktober lalu diikuti atlet dari daerah Mura, Lubuklinggau, Muratara, dan Empat Lawang. Kemudian di Muara Enim 15-18 Oktober ikut ambil bagian utusan Muara Enim, Lahat, Pranumulih, Pagaralam, serta OKU.  Selain itu 20-23 Oktober lalu di OKU diikuti atlet berprestasi dari daerah OKU Timur, OKU Selatan. 
"Terakhir di Ogan Ilir 5-8 November nanti akan diramaikan atlet terbaik dari Palembang, Ogan Ilir, dan OKI. Dari  tes itu nanti akan kita kumpulkan menjadi satu inilah nanti akan menjadi atlet Sumsel pada PON XX di Papua 2020 nanti. Dari ratusan setiap zona minimal dapat 25 atlet sudah cukup besar. Dari Porprov lalu diikuti 5.000 atlet yang dapat  medali 1.200 atlet, kita minimal dapat 200 atlet saja sudah cukup," tukas dia. 
 Sementara itu H Firdaus Marvel wakil ketua 1 KONI Muba menambahkan Pemanduan Bakat Atlet Berprestasi KONI Kabupaten/Kota se-Sumsel program 2020 ini diikuti 124 atlet Muba dari beberapa cabor. Diantaranya, panjat tebing, renang, senam, dan pencak silat. 
 “Kami terima kasih ditunjuk untuk menjadi tempat pelaksanan. Mudah-mudahan atlet Muba bisa berjaya baik di tingkat nasional maupun internasional," tukas dia. (ril)

190 Atlet Berprestasi Ikuti Seleksi di Stabel Berkuda Sekayu

SEKAYU - KONI Provinsi Sumsel gelar seleksi atlet prestasi. Sebanyak 190 atlet tiga kabupaten, Muba, PALI dan Banyuasin ikut tes kemampuan di Stabel Berkuda, Sekayu, Muba, (1-3/11). Dengan rincian atlet asal Muba 124, kemudian dari Banyuasin 14 dan PALI mengutus 52 atlet.

 H Dhennie Zainal wakil ketua I KONI Sumsel mengatakan tim pemandu bakat atau talent scouting melaksanakan tes fisik secara ringan. "Tapi inilah dasar-dasar untuk menjadi atlet. Nah, untuk itu pada saat melaksanakan tes harus benar-benar serius, jangan anggap enteng. Meski sebelumnya sudah melaksanakan," terang Dhennie ,sapaan akrabnya, usai pembukaan, Kamis (1/11) pagi.
 Dhennie berharap banyak dari Muba. "Karena kita tahu Muba gudang atlet, fasiltas olahraga sangat memungkinkan untuk melahirkan atlet terbaik," terang mantan ketua DPD KNPI Kota Palembang ini.
 Salah satu bukti Muba sudah melahirkan atlet panjat tebing level dunia, M Hinayah. "Dia (Hinayah) dapat emas pada Asian Games XVIII di Jakabaring, Agustus lalu. Selain panjat tebing masih ada renang, basket, polo air, angkat berat, angkat besi, dan pencak silat. Mereka meski tidak membawa medali emas tapi membawa nama baik Indonesiam," terang dia.
 Ditambahkan Dhennie program pemandu bakat atlet sudah dilaksakan di empat dearah. Selain Muba, ada zona Lubuklinggau 7-10 Oktober lalu diikuti atlet dari daerah Mura, Lubuklinggau, Muratara, dan Empat Lawang. Kemudian di Muara Enim 15-18 Oktober ikut ambil bagian utusan Muara Enim, Lahat, Pranumulih, Pagaralam, serta OKU.  Selain itu 20-23 Oktober lalu di OKU diikuti atlet berprestasi dari daerah OKU Timur, OKU Selatan. 
"Terakhir di Ogan Ilir 5-8 November nanti akan diramaikan atlet terbaik dari Palembang, Ogan Ilir, dan OKI. Dari  tes itu nanti akan kita kumpulkan menjadi satu inilah nanti akan menjadi atlet Sumsel pada PON XX di Papua 2020 nanti. Dari ratusan setiap zona minimal dapat 25 atlet sudah cukup besar. Dari Porprov lalu diikuti 5.000 atlet yang dapat  medali 1.200 atlet, kita minimal dapat 200 atlet saja sudah cukup," tukas dia. 
 Sementara itu H Firdaus Marvel wakil ketua 1 KONI Muba menambahkan Pemanduan Bakat Atlet Berprestasi KONI Kabupaten/Kota se-Sumsel program 2020 ini diikuti 124 atlet Muba dari beberapa cabor. Diantaranya, panjat tebing, renang, senam, dan pencak silat. 
 “Kami terima kasih ditunjuk untuk menjadi tempat pelaksanan. Mudah-mudahan atlet Muba bisa berjaya baik di tingkat nasional maupun internasional," tukas dia. (ril)

Parade 100 Hari Jelang Asian Games di Palembang

PALEMBANG - Sebanyak 2018 peserta yang terbagi menjadi 35 tim mengikuti parade Jelang 100 Hari Asian Games 2018 Palembang, Minggu (13/5).

Melalui rute dari Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel, menuju ke Rumah Dinas Walikota Palembang di kawasan Kambang Iwak melalui Jalan Kapten A Rivai.

Kegiatan parade tersebut, berasal dari berbagai elemen dan kelompok masyarakat, umum, pelajar hingga lembaga bank dan dinas-dinas yang ada di lingkungan Provinsi Sumsel, yang bertujuan mensosialisasikan Asian Games 2018 sekaligus mendemamkan multi-event olahraga empat tahunan tersebut.

Dalam kata sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin mengatakan bahwa kegiatan parade ini adalah festival rakyat dari rakyat untuk rakyat. Guna menyambut ajang olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan 100 hari lagi.

"Tak hanya membawa nama kedua provinsi yakni, Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, Asian Games pula membawa nama baik Indonesia. Oleh sebab itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut sukseskan kegiatan olahraga internasional ini," katanya.

Ia menjelaskan parade ini menandai bahwa pelaksanaan Asian Games tinggal 100 hari lagi, sebagai tuan rumah ia mengajak seluruh pihak baik TNI dan Polri untuk mensosialisasikan ajang ini, serta menjaga kondusifitas di daerah Sumsel dan Palembang pada khususnya.

"Mari kita semua bersatu padu untuk mensosialisasikan Asian Games ini karena tinggal 100 hari lagi," ujarnya.

Sementara itu, Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengatakan, karnaval ini digelar dalam rangka mensosialisasikan Asian Games kepada masyarakat.

"Tujuan acara ini agar sosialisasi Asian Games lebih meningkatkan partisipasi masyarakat lagi. Jadi memang kita ingin masyarakat Sumatera Selatan merasakan demam Asian Games," harapnya.

Lebih lanjut Akhmad Najib mengatakan, masyarakat Palembang harus ikut antusias menyambut Asian Games. "Momen ini harus disambut antusias oleh semua masyarakat Palembang, karena ini momen langka, akan banyak tamu hadir di Palembang ini," ujar Najib.

Ia menambahkan, ajang olahraga terbesar di Asia ini akan membawa dampak positif bagi kota Palembang.

"Perekonomian kita meningkat, infrastruktur dibangun di Palembang, ini semua berkah Asian Games yang patut kita syukuri," pungkasnya. (Man)

Perbasi Tatap PON di Papua

Palembang - Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sumsel menggelar musyawarah provinsi di Swarna Dwipa Palembang, Kamis (25/1).

Acara dibuka langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo. Tampak hadir juga Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Sumsel Ishak Hasan.

Dalam laporan pertanggungjawabannya, Ketua Umum Perbasi Sumsel Dodi Reza Alex mengatakan, pemilihan kepengurusan yang baru yang digelar tahun ini sangat penting dan terbilang istimewa. Itu karena, Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Kita harus siap membantu menyukseskan Asian Games 2018, apapun bentuknya. Karena kita sebagai tuan rumah,” ucap Dodi.

Tak hanya itu, Pengprov Perbasi juga harus dapat melahirkan atleta-atlet berkualitas sehingga bisa membawa nama Sumsel. Apalagi, dua tahun lagi, Pekan Olahraga Nasional (PON) bakal kembali digelar di Papua.

“Selama kepengurusan dibawah kepemimpinan saya, mungkin masih ada yang perlu ditingkatkan lagi. Atau yang sudah dianggap prestasi supaya bisa dipertahankan, mari bersama-sama kedepan kita majukan Perbasi lebih baik lagi,” ucapnya.

Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Sumsel Ishak Hasan dalam sambutannya juga berpesan, kepengurusan Perbasi yang baru nantinya, lebih memperhatikan atlet basket.

“Bukan saja fasilitas, tapi atlet sangat penting. Pembinaan harus tetap berjalan,” ucapnya.

Perbasi juga diharapkan dapat terus melahirkan dan membina atlet-atlet berkelas yang bisa menjadi andalan Sumsel, baik ditingkat nasional seperti PON di Papua nanti atau mengharumkan nama bangsa di ajang internasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo kembali menambahkan, basket menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat diminati segala golongan usia. Di Sumsel sendiri, Perbasi ini punya kelebihan soal sponsor, karena selama ini selalu mendapatkan support dari Bank SumselBabel.

“Ini harus terus dijaga, dan sponsor juga harus ditingkatkan lagi untuk dapat mengembangkan cabor basket,” ucapnya.

Yusuf pun ikut menyoroti soal Sumsel yang bakal menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Dalam persiapannya, Sumsel sudah masuk dalam level kelima yakni tes event.

Pada 2017, telah ada delapan tes event digulirkan dan kini terus berlanjut. Saat ini, pihaknya tengah bersiap untuk menggelar tes event untuk cabor menembak, bolling dan sepatu roda. Saat ini venue masih terus bersolek sehingga saat itu selesai langsung akan digelar tes event.

Terakhir, Yusuf berpesan untuk ketua dan pengurus Perbasi yang terpilih dan bakal dilantik besok (Jumat-red) diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memajukan cabor basket. (man)

Minta Atlet Woodball Masuk Sriwijaya 2020

Palembang - Pengurus provinsi Indonesia Woodball Assosicition (IwbA) Sumsel melakukan audiensi dengan pengurus KONI Sumsel di Kantor KONI Sumsel, Senin (22/1).

Ketua IwbA Sumsel Hj. Sunnah didampingi Binpres Pengprov Ali Hanafi, Pelatih Juliansyah dan Hekki Kumbara serta pengurus lainnya, diterima langsung Sekum KONI Sumsel Ahmad Taqwa, Kepala Bidang Organisasi KONI Sumsel Asdit Abdullah dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Samsu Ramel.

Dalam pertemuan ini, Sunnah mengungkapkan, atlet cabor woodball Sumsel punya pretasi baik ditingkat nasional ataupun internasional.

Pertengahan tahun 2017 lalu, pengurus woodball mengutus atletnya turun di kejurnas di Semarang. Dalam ajang itu, atlet Sumsel berhasil menyabet satu medali emas, satu perak dan tiga perunggu.

Di penghujung tahun 2017, Sumsel kembali ikut dalam kejuaraan internasional di Batam. Sumsel berhasil menyabet satu medali emas, satu perak dan empat perunggu.

“Cabor woodball punya progres untuk mendapatkan medali. Kita mengharapkan atlet yang berprestasi ini bisa masuk dalam program Sriwijaya 2020 yang dijalankan KONI Sumsel,” ucapnya.

Apalagi, informasi yang didapat Pengprov Woodball Sumsel, Papua sebagai tuan rumah PON tahun 2020 bakal memasukkan cabor woodball dalam ajang ini.

“Sebelumnya, saat PON di Jabar 2016, kita sudah ikut dalam eksebisi. Sementara ditingkat provinsi, kita juga mengharapkan woodball masuk dalam porprov di Prabumulih tahun 2019 nanti,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Sekum KONI Sumsel Ahmad Taqwa berjanji akan mengawal cabor woodball. Setelah mendengar paparan dari pengurus woodball, Taqwa melihat ada prosfek dari cabor yang mirip dengan golf ini untuk mendulang emas di PON Papua.

“Di program Sriwijaya 2020, ada 60 atlet yang kita bina. Kita akan membahas dan mengkaji kemungkinan cabor woodball masuk dalam program ini,” katanya.

Apalagi jika benar tuan rumah Papua, sangat berhasrat untuk memasukkan woodball pada PON Papua 2020 nanti.

Dalam kesempatan ini, Taqwa juga memberikan petuahnya, untuk memasukkan setiap even yang bakal diikuti cabor woodball pada KONI Sumsel, sehingga bisa dialokasikan biaya untuk keberangkatan atlet, transformasi, konsumsi dan lain sebagainya.

“Bantuan selalu ada, tapi semua harus sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada. Sebelum atlet berangkat dalam kejuaraan sebaiknya pengprov woodball memberikan usulan bantuan pembiayaan pada KONI, jangan hanya laporan setelah even saja,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Organisasi KONI Sumsel Asdit Abdullah juga ikut menyoroti SK kepengurusan pengprov woodball. Dalam koreksinya, Asdit memberikan beberapa catatan untuk segera diperbaiki, sehingga tak ada hambatan dari adminitrasi. (man)

Gubernur Sampaikan Duka Cita Kepada Almarhumah Kolonel Maryama Bustam

Palembang - Kabar duka meninggalnya Kolonel Purn Maryama Bustom, S.IP, M.M, langsung mendapat simpati dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Hal ini terlihat dari karangan bunga duka cita yang disampaikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin di kediaman mantan Sekum KONI Sumsel tersebut.

Almarhumah diketahui meninggal di Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang sekitat pukul 09.15 WIB, Sabtu (3/2) dikarenakan sakit Leukimia yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir. Jenazah almarhumah langsung dibawa ke rumah duka di Komplek Garuda Putra 3 Blok P 22 RT. 25 RW. 5 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Palembang.

Almarhumah sendiri lahir pada tanggal 10-04-1954 di Surabaya dan dikebumikan di TPU Kamboja sehabis Ashar. Sebelumnya, Almarhumah pernah menjabat Sekretaris Umum KONI Sumsel dan Pamen Kodam/II Sriwijaya.

Atas meninggalnya Kolonel Purn Maryama Bustom, sejumlah pejabat Pemprov Sumsel menyampaikan rasa berduka cita yang mendalam. Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang diwakili langsung oleh Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar serta Pelaksana tugas (Plt) Karo Humas dan Protokol Provinsi Sumsel Teddy Meilwansyah kepada pihak keluarga Almarhumah.

Di kediaman rumah duka, terlihat juga sanak keluarga, tetangga, sahabat dan juga para anggota TNI terus berdatangan.

Hadir juga sekda provinsi Sumsel yang juga ketua harian KONI Sumsel Nasrun Umar, wakil ketua KOI Muddai Madang, Asisten kesra pemprov Sumsel H Akhmad Najib, serta sejumlah pejabat penting lainnya.

Sebelum dibawa menuju ke TPU Kamboja, jenazah almarhumah  disholatkan lalu dibawa menuju ke pemakaman. Semasa hidup, almarhumah sendiri dikenal sebagai pribadi yang sangat baik dan ramah kepada semua orang. Tak mengherankan kabar meninggalnya almarhumah mengejutkan banyak pihak. Merekapun bergantian datang sejak pagi ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa sebagai tanda penghormatan terakhir. (man/ril)

Sumsel Loloskan Atlet Sambo di Asian Games

PALEMBANG - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya sukses mengantarkan satu orang atlet cabang olahraga (Cabor) Sambo , mengisi skuat timnas pada Asian Games 2018 mendatang. Hal ini dibuktikan dengan hasil satu medali emas dan satu medali perunggu, saat mengikuti seleksi nasional (Seleknas) Asian Games 2018 kejuaraan cabor Sambo yang berlangsung di Padepokan Judo Indonesia Ciloto, Jawa Barat, 29-31 Januari kemarin.

"Pengprov Sambo Sumsel kemarin mengirimkan dua orang atlet untuk berkompetisi di ajang seleknas yang diikuti oleh 17 provinsi di Indonesia. Alhamdulillah kedua atlet yang ditukangi pelatih Deni Saputra tersebut berhasil meraih medali yakni, medali emas oleh Sasli Rais yang turun di nomor sambo kombet kelas 82 kilogram setelah mengalahkan atlet Jabar,"ujar Ahmad Yani selaku oficial dari tim Sumsel saat dibincangi di KONI Sumsel, Kamis (1/2) kemarin.

Lebihlanjut diungkapkan Yani, sementara untuk medali perunggu diraih oleh atlet Sumsel atas nama Roberto Lumban Toruan di kategori sambo sport kelas 74 kilogram.

"Dengan hasil ini, artinya satu orang atlet Sumsel atas nama Sasli Rais berhak mengisi skut timnas dan akan mengikuti seleksi akhir tingkat Asian pada kejuraan Asian Chamlionship yang berlangsung bulan mei mendatang.

Lebihlanjut dikatakan Yani, untuk cabor Sambo ini memang masih terbilang baru yang berasal dari negara Soviet. Cabor yang akan ditandingkan pada Asian Games ini, teknisnya adalah dari pinggang keatas judo sementara pinggang kebawah gulat. Jadi penggabungan dari judo dan gulat.

"Untuk kepengurusan di Sumsel sudah berjalan selama satu tahun yang diketuai oleh mantan walikota Pagarlaman bapak Jazuli Kuris. Ketua umum berharap untuk tahun-tahun mendatang cabor tersebut dapat menjadi andalan Sumse dalam menambah pundi-pundi emas. Saat ini sudah ada sekitar 15 orang atlet binaan Sumsel yang sebagian besar atlet junior,"pungkasnya. (man)

Sumsel Siap Gelar Kejurnas Bowling

PALEMBANG - Setelah terpilih secara aklamasi beberapa waktu lalu, Ketua Umum Pengprov Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumsel Kurmin Halim langsung tancap gas dengan mempersiapkan tuan rumah kejuaraan nasional (Kejurnas) di venue bowling center Jakabaring Sport City (JSC). Pelaksanaan kejurnas bowling rencananya akan digelar oleh pihak PB PBI pusat pada 25 sampai dengan 28 Februari mendatang dengan diikuti oleh 13 provinsi di Indonesia.

"Sejak beberapa hari yang lalu kita sudah melakukan seleksi atlet daerah untuk mewakili Sumsel pada ajang kejurnas nanti. Kebetulan kita menjadi tuan rumah karena sekaligus uji coba venue boling yang baru selesai desember lalu,"jelas Owner the Pitstop Sky Bar, Senin (12/2).

Lebihlanjut dikatakannya, dari hasil selesi kemarin Sumsel diwakilkan sebanyak 12 orang atlet yang terdiri dari 6 orang atlet putra dan 6 atlet putri.

"Jatah Sumsel selaku ruan rumah yakni 2 regu putra dan 2 regu putri. Masing-masing regu tersdiri dari 3 atlet, jadi total keseluruhan 12 atlet. Untuk atlet putra terdiri dari Chepi, M Zaman, Dian Asa, Salim, Jonihar dan David,"bebernya.

Sementara atlet putri sambungnya lagi, atas nama Elsa Maris, Kinanti, Yunita, Dita, Dewi dan Juve. Seluruh atlet tersebut mulai dijadwalkan mengikuti latihan secara intensif pada tanggal 15, 17, 20 dan 22 februari menjelang pelaksanaan kejurnas.

"Harapan kita bersama, walaupun lintasan boling baru selesai dan atlit lama tidak pernah latihan tapi semangat juang tidak boleh melemah apalagi padam. Kesempatan atlit untuk mencari penggalaman tanding agar kedepannya bisa menjadi juara,"ungkapnya.

Ditambahkannya lagi, pada aja g kejutnas nanti, atlet cowok aatas nama Chepi menjadi andalan tim putra dan Elsa Maris menjadi andalan tim Putri. Sementara Elsa Maris saat sedang manjalani TC di Solo dan diharapkan tgl 14 atau 15 Februari ini sudah bisa bergabung bersama tim di Palembang.

"Sementara atlet putri lainnya Kinanti akan menjadi kuda hitam karena pernah menjadi juara Junior,"pungkasnya. (Man)