Cabor Voli TC di Dua Tempat

Ditulis Oleh admin pada
PALEMBANG – Kans Sumsel untuk meloloskan cabor bola voli indoor di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar 2016 sangat terbuka lebar. Itu setelah Bumi Sriwijaya dipercaya menjadi tuan rumah dalam Pra PON, 13-20 Oktober nanti. Awalnya khusus cabor bola voli akan diikut sertakan dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) IX Bangka Belitung 2015. Namun, karena tuan rumah tidak sanggup maka pengurus besar PBVSI memilih Bumi Sriwijaya sebagai tempat pelaksanaan. Namun untuk peserta tidak berubah yakni 10 provinsi di pulau Sumatera. Untuk venue, sejauh ini belum fix namun lebih mengarah ke Musi Banyuasin. Berdasarkan keterangan dari wakil ketua II KONI Sumsel, H Musni Wijaya, Musi Banyuasin sudah bersedia. “Tinggal kepastikan kesiapan tuan rumah,” ujar Musni. Nah jika benar terlaksana di Sumsel bukan mustahil jika Sumsel gengam tiket PON. Terlebih khusus untuk putra tiga besar sudah berhak lolos ke multi even antar provinsi empat tahunan tersebut. “Sementara untuk kategori putri tiket PON hanya untuk juara dan runner up Pra PON,” kata Faisol Duhai sekretaris umum PBVSI Sumsel, usai rapat dengan pengurus KONI Sumsel di KONI Sumsel, kemarin. Selain tuan rumah Bumi Sriwijaya, ikut ambil bagian, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, Bengkulu, dan Sumbar. Selain itu Riau, Kepulauan Riau, Sumut dan Aceh. “Setiap provinsi minimal 30 atlet, belum termasuk ofisial. Bisa-bisa rata-rata 35 orang,” tambah dia. Untuk dengan atlet ? “Para atlet merupakan hasil dari seleksi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lubuklinggau, 23-30 Mei lalu. Mereka merupakan atlet-atlet pilihan dan terbaik di Sumsel,” terang dia. Menurutnya persiapan sudah jalan. Training center (TC) dilaksanakan di dua tempat. Untuk tim putra dilaksanakan di Lubuklinggau, sementara putri di GOR Bank SumselBabel. “Kita berharap anak-anak bisa tampil maksimal dan lolos ke PON,” tukas dia. (ril/koniss)
Berita Terbaru

Perbasi Tatap PON di Papua

Palembang - Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sumsel menggelar musyawarah provinsi di Swarna Dwipa Palembang, Kamis (25/1).

Acara dibuka langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo. Tampak hadir juga Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Sumsel Ishak Hasan.

Dalam laporan pertanggungjawabannya, Ketua Umum Perbasi Sumsel Dodi Reza Alex mengatakan, pemilihan kepengurusan yang baru yang digelar tahun ini sangat penting dan terbilang istimewa. Itu karena, Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Kita harus siap membantu menyukseskan Asian Games 2018, apapun bentuknya. Karena kita sebagai tuan rumah,” ucap Dodi.

Tak hanya itu, Pengprov Perbasi juga harus dapat melahirkan atleta-atlet berkualitas sehingga bisa membawa nama Sumsel. Apalagi, dua tahun lagi, Pekan Olahraga Nasional (PON) bakal kembali digelar di Papua.

“Selama kepengurusan dibawah kepemimpinan saya, mungkin masih ada yang perlu ditingkatkan lagi. Atau yang sudah dianggap prestasi supaya bisa dipertahankan, mari bersama-sama kedepan kita majukan Perbasi lebih baik lagi,” ucapnya.

Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Sumsel Ishak Hasan dalam sambutannya juga berpesan, kepengurusan Perbasi yang baru nantinya, lebih memperhatikan atlet basket.

“Bukan saja fasilitas, tapi atlet sangat penting. Pembinaan harus tetap berjalan,” ucapnya.

Perbasi juga diharapkan dapat terus melahirkan dan membina atlet-atlet berkelas yang bisa menjadi andalan Sumsel, baik ditingkat nasional seperti PON di Papua nanti atau mengharumkan nama bangsa di ajang internasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo kembali menambahkan, basket menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat diminati segala golongan usia. Di Sumsel sendiri, Perbasi ini punya kelebihan soal sponsor, karena selama ini selalu mendapatkan support dari Bank SumselBabel.

“Ini harus terus dijaga, dan sponsor juga harus ditingkatkan lagi untuk dapat mengembangkan cabor basket,” ucapnya.

Yusuf pun ikut menyoroti soal Sumsel yang bakal menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Dalam persiapannya, Sumsel sudah masuk dalam level kelima yakni tes event.

Pada 2017, telah ada delapan tes event digulirkan dan kini terus berlanjut. Saat ini, pihaknya tengah bersiap untuk menggelar tes event untuk cabor menembak, bolling dan sepatu roda. Saat ini venue masih terus bersolek sehingga saat itu selesai langsung akan digelar tes event.

Terakhir, Yusuf berpesan untuk ketua dan pengurus Perbasi yang terpilih dan bakal dilantik besok (Jumat-red) diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memajukan cabor basket. (man)

Minta Atlet Woodball Masuk Sriwijaya 2020

Palembang - Pengurus provinsi Indonesia Woodball Assosicition (IwbA) Sumsel melakukan audiensi dengan pengurus KONI Sumsel di Kantor KONI Sumsel, Senin (22/1).

Ketua IwbA Sumsel Hj. Sunnah didampingi Binpres Pengprov Ali Hanafi, Pelatih Juliansyah dan Hekki Kumbara serta pengurus lainnya, diterima langsung Sekum KONI Sumsel Ahmad Taqwa, Kepala Bidang Organisasi KONI Sumsel Asdit Abdullah dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Samsu Ramel.

Dalam pertemuan ini, Sunnah mengungkapkan, atlet cabor woodball Sumsel punya pretasi baik ditingkat nasional ataupun internasional.

Pertengahan tahun 2017 lalu, pengurus woodball mengutus atletnya turun di kejurnas di Semarang. Dalam ajang itu, atlet Sumsel berhasil menyabet satu medali emas, satu perak dan tiga perunggu.

Di penghujung tahun 2017, Sumsel kembali ikut dalam kejuaraan internasional di Batam. Sumsel berhasil menyabet satu medali emas, satu perak dan empat perunggu.

“Cabor woodball punya progres untuk mendapatkan medali. Kita mengharapkan atlet yang berprestasi ini bisa masuk dalam program Sriwijaya 2020 yang dijalankan KONI Sumsel,” ucapnya.

Apalagi, informasi yang didapat Pengprov Woodball Sumsel, Papua sebagai tuan rumah PON tahun 2020 bakal memasukkan cabor woodball dalam ajang ini.

“Sebelumnya, saat PON di Jabar 2016, kita sudah ikut dalam eksebisi. Sementara ditingkat provinsi, kita juga mengharapkan woodball masuk dalam porprov di Prabumulih tahun 2019 nanti,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Sekum KONI Sumsel Ahmad Taqwa berjanji akan mengawal cabor woodball. Setelah mendengar paparan dari pengurus woodball, Taqwa melihat ada prosfek dari cabor yang mirip dengan golf ini untuk mendulang emas di PON Papua.

“Di program Sriwijaya 2020, ada 60 atlet yang kita bina. Kita akan membahas dan mengkaji kemungkinan cabor woodball masuk dalam program ini,” katanya.

Apalagi jika benar tuan rumah Papua, sangat berhasrat untuk memasukkan woodball pada PON Papua 2020 nanti.

Dalam kesempatan ini, Taqwa juga memberikan petuahnya, untuk memasukkan setiap even yang bakal diikuti cabor woodball pada KONI Sumsel, sehingga bisa dialokasikan biaya untuk keberangkatan atlet, transformasi, konsumsi dan lain sebagainya.

“Bantuan selalu ada, tapi semua harus sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada. Sebelum atlet berangkat dalam kejuaraan sebaiknya pengprov woodball memberikan usulan bantuan pembiayaan pada KONI, jangan hanya laporan setelah even saja,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Organisasi KONI Sumsel Asdit Abdullah juga ikut menyoroti SK kepengurusan pengprov woodball. Dalam koreksinya, Asdit memberikan beberapa catatan untuk segera diperbaiki, sehingga tak ada hambatan dari adminitrasi. (man)

Gubernur Sampaikan Duka Cita Kepada Almarhumah Kolonel Maryama Bustam

Palembang - Kabar duka meninggalnya Kolonel Purn Maryama Bustom, S.IP, M.M, langsung mendapat simpati dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Hal ini terlihat dari karangan bunga duka cita yang disampaikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin di kediaman mantan Sekum KONI Sumsel tersebut.

Almarhumah diketahui meninggal di Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang sekitat pukul 09.15 WIB, Sabtu (3/2) dikarenakan sakit Leukimia yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir. Jenazah almarhumah langsung dibawa ke rumah duka di Komplek Garuda Putra 3 Blok P 22 RT. 25 RW. 5 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Palembang.

Almarhumah sendiri lahir pada tanggal 10-04-1954 di Surabaya dan dikebumikan di TPU Kamboja sehabis Ashar. Sebelumnya, Almarhumah pernah menjabat Sekretaris Umum KONI Sumsel dan Pamen Kodam/II Sriwijaya.

Atas meninggalnya Kolonel Purn Maryama Bustom, sejumlah pejabat Pemprov Sumsel menyampaikan rasa berduka cita yang mendalam. Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang diwakili langsung oleh Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar serta Pelaksana tugas (Plt) Karo Humas dan Protokol Provinsi Sumsel Teddy Meilwansyah kepada pihak keluarga Almarhumah.

Di kediaman rumah duka, terlihat juga sanak keluarga, tetangga, sahabat dan juga para anggota TNI terus berdatangan.

Hadir juga sekda provinsi Sumsel yang juga ketua harian KONI Sumsel Nasrun Umar, wakil ketua KOI Muddai Madang, Asisten kesra pemprov Sumsel H Akhmad Najib, serta sejumlah pejabat penting lainnya.

Sebelum dibawa menuju ke TPU Kamboja, jenazah almarhumah  disholatkan lalu dibawa menuju ke pemakaman. Semasa hidup, almarhumah sendiri dikenal sebagai pribadi yang sangat baik dan ramah kepada semua orang. Tak mengherankan kabar meninggalnya almarhumah mengejutkan banyak pihak. Merekapun bergantian datang sejak pagi ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa sebagai tanda penghormatan terakhir. (man/ril)

Sumsel Loloskan Atlet Sambo di Asian Games

PALEMBANG - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya sukses mengantarkan satu orang atlet cabang olahraga (Cabor) Sambo , mengisi skuat timnas pada Asian Games 2018 mendatang. Hal ini dibuktikan dengan hasil satu medali emas dan satu medali perunggu, saat mengikuti seleksi nasional (Seleknas) Asian Games 2018 kejuaraan cabor Sambo yang berlangsung di Padepokan Judo Indonesia Ciloto, Jawa Barat, 29-31 Januari kemarin.

"Pengprov Sambo Sumsel kemarin mengirimkan dua orang atlet untuk berkompetisi di ajang seleknas yang diikuti oleh 17 provinsi di Indonesia. Alhamdulillah kedua atlet yang ditukangi pelatih Deni Saputra tersebut berhasil meraih medali yakni, medali emas oleh Sasli Rais yang turun di nomor sambo kombet kelas 82 kilogram setelah mengalahkan atlet Jabar,"ujar Ahmad Yani selaku oficial dari tim Sumsel saat dibincangi di KONI Sumsel, Kamis (1/2) kemarin.

Lebihlanjut diungkapkan Yani, sementara untuk medali perunggu diraih oleh atlet Sumsel atas nama Roberto Lumban Toruan di kategori sambo sport kelas 74 kilogram.

"Dengan hasil ini, artinya satu orang atlet Sumsel atas nama Sasli Rais berhak mengisi skut timnas dan akan mengikuti seleksi akhir tingkat Asian pada kejuraan Asian Chamlionship yang berlangsung bulan mei mendatang.

Lebihlanjut dikatakan Yani, untuk cabor Sambo ini memang masih terbilang baru yang berasal dari negara Soviet. Cabor yang akan ditandingkan pada Asian Games ini, teknisnya adalah dari pinggang keatas judo sementara pinggang kebawah gulat. Jadi penggabungan dari judo dan gulat.

"Untuk kepengurusan di Sumsel sudah berjalan selama satu tahun yang diketuai oleh mantan walikota Pagarlaman bapak Jazuli Kuris. Ketua umum berharap untuk tahun-tahun mendatang cabor tersebut dapat menjadi andalan Sumse dalam menambah pundi-pundi emas. Saat ini sudah ada sekitar 15 orang atlet binaan Sumsel yang sebagian besar atlet junior,"pungkasnya. (man)

Sumsel Siap Gelar Kejurnas Bowling

PALEMBANG - Setelah terpilih secara aklamasi beberapa waktu lalu, Ketua Umum Pengprov Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumsel Kurmin Halim langsung tancap gas dengan mempersiapkan tuan rumah kejuaraan nasional (Kejurnas) di venue bowling center Jakabaring Sport City (JSC). Pelaksanaan kejurnas bowling rencananya akan digelar oleh pihak PB PBI pusat pada 25 sampai dengan 28 Februari mendatang dengan diikuti oleh 13 provinsi di Indonesia.

"Sejak beberapa hari yang lalu kita sudah melakukan seleksi atlet daerah untuk mewakili Sumsel pada ajang kejurnas nanti. Kebetulan kita menjadi tuan rumah karena sekaligus uji coba venue boling yang baru selesai desember lalu,"jelas Owner the Pitstop Sky Bar, Senin (12/2).

Lebihlanjut dikatakannya, dari hasil selesi kemarin Sumsel diwakilkan sebanyak 12 orang atlet yang terdiri dari 6 orang atlet putra dan 6 atlet putri.

"Jatah Sumsel selaku ruan rumah yakni 2 regu putra dan 2 regu putri. Masing-masing regu tersdiri dari 3 atlet, jadi total keseluruhan 12 atlet. Untuk atlet putra terdiri dari Chepi, M Zaman, Dian Asa, Salim, Jonihar dan David,"bebernya.

Sementara atlet putri sambungnya lagi, atas nama Elsa Maris, Kinanti, Yunita, Dita, Dewi dan Juve. Seluruh atlet tersebut mulai dijadwalkan mengikuti latihan secara intensif pada tanggal 15, 17, 20 dan 22 februari menjelang pelaksanaan kejurnas.

"Harapan kita bersama, walaupun lintasan boling baru selesai dan atlit lama tidak pernah latihan tapi semangat juang tidak boleh melemah apalagi padam. Kesempatan atlit untuk mencari penggalaman tanding agar kedepannya bisa menjadi juara,"ungkapnya.

Ditambahkannya lagi, pada aja g kejutnas nanti, atlet cowok aatas nama Chepi menjadi andalan tim putra dan Elsa Maris menjadi andalan tim Putri. Sementara Elsa Maris saat sedang manjalani TC di Solo dan diharapkan tgl 14 atau 15 Februari ini sudah bisa bergabung bersama tim di Palembang.

"Sementara atlet putri lainnya Kinanti akan menjadi kuda hitam karena pernah menjadi juara Junior,"pungkasnya. (Man)

Kurmin Halim Pimpin Boling Sumsel

PALEMBANG – Persatuan Boling Indonesia (PBI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar musyawarah olahraga provinsi luar biasa (Musorprovlub), Kamis (1/2) malam di The Pitstop Cafe, Resto & Sky Bar Palembang. Agenda musorprovlub tersebut melaksanakan dan menjalankan aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, menyusun program kerja PBI Sumsel tahun 2018, serta memilih dan menetapkan ketua ketua umum PBI Sumsel periode 2018-2021.

Pada musorprovlub yang dibuka langsung oleh wakil ketua umum I KONI Sumsel Dhennie Zainal ini, menetapkan secara aklamasi Kurmin Halim sebagai ketua umum terpilih PBI Sumsel periode 2018-2021. Owner The Pitstop Cafe, Resto & Sky Bar ini resmi memimpin PBI Sumsel menggantikan ketua umum sebelumnya yang dijabat oleh H Syaidina Ali.

“Musorprovlub ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari beberapa club boling di Palembang yakni, Patra Boling Club, Persatuan bola gelinding Pusri, Go-s Boling Club, Palembang boling club, X-treme boling club dan Sriwijaya Boling club. Seluruh club yang hadir sudah sepakat menetpkan dan memilih bapak Kurmin Halim sebagai ketua umum PBI Sumsel,”ujar Ketua Pelaksana Musorprovlub Wahyu.

Sementara Wakil Ketua Umum I KONI Sumsel H Dhennie Zainal dalam sambutannya saat membuka musorpovlub menyampaikan bahwa kepengurusan boling kedepan memiliki beban dan tanggung jawab yang cukup berat. Mengingat, cabor boling pada Asian Games bulan Agustus mendatang berlangsung di Palembang.

“Kepengurusan yang baru nanti harus betul-betul fokus dan siap untuk menjalankan tanggungjawab apalagi Asian Games cabor boling berlangsung di Palembang. PBI Sumsel juga harus bangga karena sudah memiliki gedung baru, dan tentunya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ini menjadi kebanggan kita masyarakat Sumsel,”jelas Dhennie.

Ketua umum terpilih Kurmin Halim mengungakapakan terimakasih serta menyatakan kesiapaannya untuk melaksanakan tugas selaku ketua umum PBI Sumsel. Dirinya nanti bersama dengan anggota pengurus yang lain akan langsung tancap gas dalam menjalankan tugas serta persiapan melaksanakan kejuaraan menjelang Asian Games bulan agustus mendatang.

“Saya mengucapkan terimakasih karena sudah dipercaya untuk memimpin PBI Sumsel, sebelumnya saya juga sudah dipercaya menjabat ketua umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumsel. Ini tentunya menjadi tantangan bagi saya dalam menjalankan organisasi olahraga, bagi saya ini merupakan kegiatan sosial sama seperti organisasi lainnya yang saya jalankan. Jadi kita harus berani berkorban dalam melaksanakan tugas ini,”tegasnya.

Ditambahkannya lagi, berkat perjuangan Gubernur Sumsel bapak H Alex Noerdin, Sumsel kini sudah memiliki gedung boling yang sangat mega. Dirinya berharap agar pengelolaan gedung boling nantinya bisa maksimal dan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Menjelang pelaksanaan Asian Games, kita tentunya dalam waktu dekat akan melaksanakan kejuaraan untuk menguji kesiapan. Dengan adanya venue yang megah ini, sudah seharusnya di tahun 2019 ini kejuaraan tingkat internasional harus bisa kita laksanakan di Palembang,”pungkasnya. (man)

Wapres Akui Progres Venue Sumsel Bagus

Jakarta - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menghadiri Rapat Koordinasi tentang Persiapan Penyelenggaraan Asian Games XVIII  Tahun 2018 bersama Wakil Presiden RI/ Ketua Dewan Pembina INASGOC, Jusuf Kalla dan sejumlah menteri di Wisma Serbaguna/Gedung Inasgoc, Senin ( 19/2). Usai rapat, Wapres RI Jusuf Kalla mengakui bahwa progres venue Asian Games di Sumsel (Palembang) bagus.

Dijelaskan Jusuf Kalla, rapat yang mereka lakukan selama kurang lebih dua jam tersebut merupakan rapat rutin dan kali ini fokus membahas tiga hal. Ketiga hal tersebut yakni soal kesiapan dan perkembangan pembangunan sejumlah venue di Jakarta-Palembang. Kedua soal penyelenggaraan serta kemajuannya dan yang ketiga soal target dan prestasi.

"Bagaimana kemajuannya kita berterimakasih pada Menteri PU bahwa di Senayan 90% selesai semua terutama yang besar. Ada beberapa catatan-catatan di DKI seperti venue untuk berkuda dan velodrome untuk sepeda. Di Palembang tentu kemajuan bagus dari segi venue tidak ada halangan," jelasnya saat konfrensi pers.

Dibandingkan dengan di Brazil, progres ini kata JK sangat bagus mengingat pembangunan di Brazil masih dikerjakan meski sudah memasuki H-2 hari pelaksanaan. Mengenai penyelenggaraan lanjut JK juga mengalami banyak kemajuan hal tersebut terlihat saat tes event yang digelar beberapa waktu lalu. Meskipun masih ada beberapa hal yang masih perlu di perbaiki.

"Target-target juga sudah kita bicarakan. Tapi yang terpenting banyak kemajuan dan semoga target dapat terpenuhi," ujarnya.

Terkait adanya kerusakan GBK yang menjadi salah satu venue menurutnya menjadi catatan serius pemerintah. Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa Indonesia sebentar lagi punya agenda yang jauh lebih besar, sehingga perlu bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun.

Di tempat yang sama saat jumpa pers tersebut Gubernur Sumsel Alex  Noerdin menjelaskan secara singkat dan terperinci bahwa secara keseluruhan venue di Jakabaring serta segala infrastruktur pendukung sudah sangat siap.

"Kecuali LRT semua sudah siap. Dua Jembatan Musi, 4 jalan tol, fly over, underpass semua sudah selesai. LRT Mei nanti paling lambat sudah full operation. Kemudian tinggal landskap serta penataan taman dan rumput," tegasnya.

Bahkam demi meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia, Alex Noerdin sempat mengusulkan ke Wapres RI Jusuf Kalla untuk mengajak ratusan wartawan yang ikut ke Jakabaring melihat langsung persiapan Sumsel.

" Saya usul ajak ratusan wartawan ke Jakabaring melihat langsung kawasan olahraga terpadu dan persiapannya. Kebetulan nanti tanggal 25 Februari ada kejuaraan bowling. Kami akan fasilitasi," tambah Alex.

Ditanya soal perbandingan persiapannya dengan tuan rumah lainnya Jakarta,  Alex Noerdin mengaku hanya fokus melakukan persiapan sebaik mungkin. Dia hanya memastikan di Jakabaring nanti atlet dan official bisa menjangkau satu venue ke venue lain hanya dalam tempo waktu 5-10 menit dengan berjalam kaki atau golf car yang disediakan.

Sementara itu Menteri PUPERA, Basuki Hadimuljono menjelaskan mengenai adanya kebocoran dan korsleting listrik saat tes event sudah dimonitor pihaknya terutama saat ada hujan-hujan ekstrim.

"Intinya kita monitor semua apalagi hujan ekstrim, satuan kerja semua monitor, yang di wisma atelt maupun GBK catatan y perlu diperbaiki sudah diperbaiki. Kerusakan di GBK tidak akan tunda Asian Games. Ada kerusakan seminggu akan kami selesaikan. GBK hanya rusak ringan," jelasnya.

Selain Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, rapat tersebut tampak dihadiri juga oleh Imam Nahrawi (Menteri Pemuda & Olahraga), Puan Maharani (Menko PMK/Wakil Ketua Dewan Pembina INASGOC ), Erick Thohir(Ketua Umum INASGOC), Anies Baswedan (Gubernur DKI). (man/ril)

 

Stadion GSJ Bisa Digunakan, Liga 1 SFC Tampil Maksimal

PALEMBANG - Musim kompetisi 2018 Sriwijaya FC (SFC) dipastikan tampil maksimal. Lantaran home base Gelora Sriwijaya Jakabaring atau GSJ dapat digunakan selama pelaksaan laga kasta tertinggi di Tanah Air ini.

Padahal sebelumnya Laskar Wong Kito diprediksikan tidak bisa menggunakan markas utama. Sebab Palembang selaku host Asian Games 2018 harus mempersiapkan seluruh venue di kawasan kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC) termasud stadion GSJ.

 

"Liga 1 kita bisa gunakan GSJ. Karena pada saat pelaksaan di bulan Maret stadion GSJ sudah selesai di renovasi,"kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid menyampaikan kabar gembira tersebut.

Hal itu dipastikan Uda Faisal nama sapaan Faisal Mursyid saat dibincangi di meja kerjaannya. Disisi lain dia berharap kabar gembira itu pun harus disambut positif oleh para suporter dan fans Laskar Wong Kito.

Menurut sebagai tuan rumah ajang bergengsi Asian Games stadion GSJ juga harus dijaga dengan baik. Lantaran apabila setelah di renovasi justru di rusak oleh oknum penonton saat laga home SFC tentunnya itu akan berdampak buruk kepada pelaksaan Asian Games.

"Tapi kami minta stadion harus di jaga bersama. Jangan di corat coret, kursinya duduklah dengan layak, jangan diinjak. Karena apabila rusak fasilitas disana kita sebagai tuan rumah (Palembang) dan Indonesia Asian Games akan malu sekali,"himbauannya.

Nah disinggung soal kemarin adanya verifikasi stadion Madya Bumi Sriwijaya disebut sebagai home base SFC di Liga 1 Indonesia season 2018. Di jawab Uda itu sebagai stadion kedua SFC.

"Stadion Bumi adalah stadion kedua SFC. Karena sesuai formulir pendaftaran klub, tim itu harus punya dua stadion. Kita daftarkan stadion Bumi. Tapi kita optimis lolos karena stadion Bumi kemarin juga digunakan di Liga 1 2017, apa lagi beragam event juga dilaksanakan disana seperti Piala Pertiwi,"pungkasnya. (man/ril)

Dua Cabor Bakal Dipertandingkan di Lahat

PALEMBANG- Dari 27 cabor yang akan dipertandingkan pada Porprov XI 2017 yang akan di gelar di Palembang, bakal ada dua cabor dipertandingkan di Lahat.

Kedua cabor itu yakni tinju dan bermotor. Hal ini terungkap saat rapat koordinasi yang digelar KONI Sumsel bersama pengurus KONI kota/kabupaten di Hotel Daira, Jumat (4/8) malam.

Disampaikan Wakil Ketua Umum I  KONI Sumsel Dhennie Zainal, cabor tinju dan balap motor termasuk salah satu cabor yang disiapkan dan jadi unggulan Sumsel di PON Papua 2020.

"Kita lihat Lahat punya sirkuit bagus, dan fasilitas menjadi tuan rumah cabor tinju, jadi di putuskan dua cabor ini akan dipertandingkan di sana," katanya.

Selain itu, beberapa venue cabor lainnya juga bakal mengalami perubahan. Tadinya, porprov tahun ini akan dipusatkan di Jakabaring sport city.

Bahkan, atlet juga akan menginap di wisma atlet jakabaring palembang. Tapi, lantaran beberapa venue dan juga wisma atlet tengah 'bersolek' dalam rangka Asian Games 2018, maka pihaknya memutuskan memindahkannya di luar kawasan JSC.

"Sepakbola akan kita pertandingkan di Garuda km9 dan lapangan Lanud, takraw di Asrama Haji, bulutangkis di Pusri, catur di akademi catur dekat PTC," ungkapnya.

 

Masih kata Dhennie, untuk pelaksanaan porprov tidak mengalami perubahan, terhitung 18-26 November nanti.

Para atlet yang turun, masuk kelahiran 1 Januari 1996. Regulasi ini menjadi harga mati, karena atlet yang dipertandingkan memang akan disiapkan untuk turun di PON Papua 2020 nanti.

Ditempat yang sama Sekretaris Umum KONI Sumsel A. Taqwa menambahkan, dalam persiapan pihaknya berharap koni kota/ kabupaten menetapkan minimal dua cabor unggulan.

Itu bukan untuk mengesampingkan cabor lain, tapi agar lebih terfokus sehingga lahir atlet-atlet yang berkualitas dan mampu bersaing dengan atlet dari provinsi lainnya.

"Nantinya, akan kita gelar acara seremoni terkait cabor-cabor unggulan itu, sebelum porprov nanti," ujarnya. (Man/konisumsel)

Sumsel Sukses Gelar Tes Even Perdana Asian Games 2018

PALEMBANG - Sumatera Selatan berhasil menggelar kejuaraan Asian Triathlon Championship (ASTC) 2017 berbarengan dengan tes even perdana untuk perhelatan Asian Games 2018, yang diadakan di kompleks Jakabaring Sport City Palembang.

Kejuaraan Asian Triathlon Championship 2017 yang berlangsung mulai Jumat sampai Minggu (21-23/7) berjalan sukses dan meriah. Sebanyak 37 peserta negara dari Benua Asia ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Sebagai juara dalam kejuaraan ini adalah Jepang, Negara Matahari tersebut mengumpulkan 6 medali emas, 5 medali perak dan 5 medali perunggu.

Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin mengakui selesainya tes even Triathlon maka Sumsel tinggal menggelar tes even sebanyak 10 kali lagi sesuai cabang olahraga yang dipertandingkan di kompleka Jakabaring Sport City.

"Kemungkinan tes even selanjutnya tidak banyak diikuti negara peserta Asian Games, karena tes even ini bersamaan dengan Asian Triathlon Championship, jadi tes even kedepannya tingkat nasional," ujar dia.

Alex mengakui telah maksimal menggelar even ASTC serta bekerja optimal. Namun diakui masih banyak kekurangan dan akan dievaluasi untuk even sesungguhnya yaitu Asian Games.

"Masukan dan saran sudah kita terima, banyak kekurangan itulah namanya tes even karena akan diperbaiki," ujar Alex.

Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI) sekaligus Ketua Indonesian Asian Games Organizing Committee (Inasgoc), Erick Thohir menjelaskan dengan dimulainya Asian Triathlon Championship sekaligus membuka tes even untuk cabang olahraga selanjutnya.

"Setelah ini akan disusul 42 tes even lainnya, pada Februari tahun depan akan dilaksanakan tes even serentak baik di Jakarta maupun di Palembang," kata Erick.

Setelah melihat gelaran ASTC diakui pelaksanaan sudah berjalan baik, panitia yang dikerahkan juga sebagai panitia tes even dan belum dikerahkan tim panitia pusat.

Saat tes even keseluruhan, diharapkan seluruh atlet dari seluruh negara Asia bisa menginap di wisma atlet. Bahkan akan dipersiapkam akomodasi transportasi, makanan dan kebutuhan lainnya.

"Fasilitas yang dipakai pada Triathlon ini sementara bukan untuk Asian Games, saya juga mengucapkan terimakasih kepada pemprov Sumsel yang telah bekerja keras menyiapkan even ini," ujarnya.

Presiden International Triathlon Union (ITU) Mrs Marisol Casado mengungkapkan, bahwa gelaran Triathlon tingkat Asia yang digelar di Palembang berjalan sukses. Ia berharap dengan menjadinya Palembang sebagai tuan rumah kedepannya bisa menghelat kejuaraan dunia.

Sementara Presiden Triathlon Indonesia Mark Sungkar menambahkan


lomba antar bangsa se-Asia ini merupakan gelaran yang paling akbar selama 10 tahun terakhir. Hal itu tidak terlepas dari peran Gubernur Alex Noerdin yang menyanggupi perhelatan akbar dilaksanakan di Palembang.

Peserta yang berpartisipasi diantaranya negara Indonesia, Jordania, Uzbekistan,Hongkong,Malaysia,China Taipei, Singapura, Bangladesh,India, Jepang, Korea Selatan, Philipina.

Kemudiaan Kazakstan, Maccau, Iran, Palestina, Bahrain, Thailand, China, Srilanka, Afganistan, Syria dan Mongolia. 

Sedangkan12 negara yang hanya akan mengirimkan delegasi sebagai peninjau yaitu Kamboja, Irak, Kuwait, Kyrgistan, Lebanon, Maldiv, Nepal, Myanmar, Oman, Qatar, UAE dan Pakistan.

Palembang kemungkinan di tahun 2019 akan kembali menggelar World Cup Triathlon dan World Championship Triathlon di tahun 2020. (Man)