Berita Terbaru

Sekum KONI Sumsel Gelar Halal Bihalal

PALEMBANG – Sekretaris Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Direktur Politekhnik Negeri Sriwijaya (Polsri) Ahmad Taqwa, menggelar silaturahmi halal bihalal hari raya IdulFitri 1437 Hijriyah bersama jajaran pengurus KONI Sumsel, di kediamannya Perumahan Bukit Sejahtera Blok W nomor 7 Selasa siang (12/7).

Hadir dalam kegiatan tersebut, ketua Harian KONI Sumsel H Nasrun Umur, Wakil Sekretaris Umum II Densyah, Ketua Bidang Organisasi H Asdit Abdullah, Ketua Bidang Pendidikan dan penataran Meirizal, Ketua Bidang Industri Olahraga dan Pengembangan Usaha Nirmala Dewi, jajaran ketua dan wakil ketua bidang, beserta seluruh staf KONI Sumsel lainnya.

Suasana acara halal bihalal ini, tampak keakrapan penggurus KONI dan para staf. Mereka langsung bersalaman satu sama lainnya sebagai simbol saling memaafkan atas salah dan dosa selama satu tahun terakhir.

Dalam kesempatan inipun, Ketua Harian KONI Sumsel Nasrun Umar mengajak para penggurus KONI untuk melaksanakan tugas yang diamanahkan dengan sebaik mungkin. Apalagi pertengahan September nanti, atlet Sumsel sudah mulai bertanding di PON Jabar 2016.

Dalam ajang ini, Ketua Umum KONI Sumsel H Alex Noerdin sudah jauh-jauh hari menyampaikan bila target kontingen Sumsel menembus 10 besar.

"Itu bisa dicapai bila kita bersama-sama bekerja keras untuk mencapai hal itu," ucapnya.

Penggurus KONI, staf, pelatih, atlet dan pihak terkait harus solid, saling bahu membahu dalam mencapai hal itu.

Sementara itu Sekum KONI Sumsel Ahmad Ahmad Taqwa mengatakan, halal bihalal sudah menjadi tradisi umat Muslim saat lebaran Idul Fitri. Dalam hubungan keluarga atau rekan kerja, tentu ada saja kesalahan yang diperbuat, dan ini menjadi kesempatan untuk kembali suci dari dosa-dosa itu.

"Khususnya dari hubungan antara penggurus KONI Sumsel," ucapnya.

Pihaknya memang sengaja memilih awal pekan ini untuk mengelar halal bihalal, karena saat lebaran Idul Fitri banyak yang mudik ke kampung halaman. Oleh sebab itulah, ketika sudah masuk kerja, acara halal bihalal ini tentu akan jauh lebih efektif. (Ril)

PALEMBANG – Sekretaris Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Direktur Politekhnik Negeri Sriwijaya (Polsri) Ahmad Taqwa, menggelar silaturahmi halal bihalal hari raya IdulFitri 1437 Hijriyah bersama jajaran pengurus KONI Sumsel, di kediamannya Perumahan Bukit Sejahtera Blok W nomor 7 Selasa siang (12/7).

Hadir dalam kegiatan tersebut, ketua Harian KONI Sumsel H Nasrun Umur, Wakil Sekretaris Umum II Densyah, Ketua Bidang Organisasi H Asdit Abdullah, Ketua Bidang Pendidikan dan penataran Meirizal, Ketua Bidang Industri Olahraga dan Pengembangan Usaha Nirmala Dewi, jajaran ketua dan wakil ketua bidang, beserta seluruh staf KONI Sumsel lainnya.

Suasana acara halal bihalal ini, tampak keakrapan penggurus KONI dan para staf. Mereka langsung bersalaman satu sama lainnya sebagai simbol saling memaafkan atas salah dan dosa selama satu tahun terakhir.

Dalam kesempatan inipun, Ketua Harian KONI Sumsel Nasrun Umar mengajak para penggurus KONI untuk melaksanakan tugas yang diamanahkan dengan sebaik mungkin. Apalagi pertengahan September nanti, atlet Sumsel sudah mulai bertanding di PON Jabar 2016.

Dalam ajang ini, Ketua Umum KONI Sumsel H Alex Noerdin sudah jauh-jauh hari menyampaikan bila target kontingen Sumsel menembus 10 besar.

"Itu bisa dicapai bila kita bersama-sama bekerja keras untuk mencapai hal itu," ucapnya.

Penggurus KONI, staf, pelatih, atlet dan pihak terkait harus solid, saling bahu membahu dalam mencapai hal itu.

Sementara itu Sekum KONI Sumsel Ahmad Ahmad Taqwa mengatakan, halal bihalal sudah menjadi tradisi umat Muslim saat lebaran Idul Fitri. Dalam hubungan keluarga atau rekan kerja, tentu ada saja kesalahan yang diperbuat, dan ini menjadi kesempatan untuk kembali suci dari dosa-dosa itu.

"Khususnya dari hubungan antara penggurus KONI Sumsel," ucapnya.

Pihaknya memang sengaja memilih awal pekan ini untuk mengelar halal bihalal, karena saat lebaran Idul Fitri banyak yang mudik ke kampung halaman. Oleh sebab itulah, ketika sudah masuk kerja, acara halal bihalal ini tentu akan jauh lebih efektif. (Ril)

Kadin Sumsel Gelar Kejuaraan Golf Gubernur Cup

Palembang , –Perhelatan event Goverment Golf Open Tournament 2016 yang dihelat di Bukit Golf Palembang 16 Juli 2016 dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.  Selain diikuti oleh atlet-atlet profesional,  kejuaraan yang digagas oleh Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Sumsel bekerjasama dengan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sumsel ini diikuti oleh peserta mulai dari para pengusaha, Kepala Dinas dari berbagai SKPD, BUMN, Bupati dan juga jajaran dari TNI dan Polri.

"Ini kali pertama kita gelar  dan rencananya akan dibuka langsung Gubernur Sumsel Pak Alex Noerdin dan dihadiri oleh Ketua Kadin Pusat Rosan P. Roeslani, pengusaha nasional Anindya Novyan Bakrie, owner blue bird  Noni Sri Aryati Purnomo,” Ketua Pelaksana Goverment Golf Open Tournament 2016 M Akbar Alvaro dalam keterangan persnya, Kamis (30/6).

Menurutnya M Akbar didampingi Sekretaris Pemi Aprezi dan Bendahara Yedi Afriandi, dirinya mengatakan, even ini digelar tujuannya selain untuk menyambut Asian Games 2018 di Palembang juga untuk mempererat silaturahmi antara pecinta golf, pelaku usaha dengan pemerintah. “Jika disambut antusias even ini akan jadi agenda rutin Kadin sumsel,”ujarnya.

Untuk kategori yang dipertandingkan, sambung Akbat, dibagi menjadi empat bagian yakni flight A, flight B, flight C dan amatir. Dan setidaknya 80 peserta sudah mengkonfirmasi untuk ikut ambil bagian. "Peserta kita batasi di 160 peserta dan hadiahnya miliaran, mulai dari mobil Wrangler, Mobil Pajero, Honda Brio, Fresh Money dan alat-alat elektronik," jelasnya.

M. Akbar menambahkan, dieven ini  juga akan dibarengi dengan agenda sosial yakni dengan menyantuni anak-anak yatim. Bagi peserta yang ingin mendaftar hanya membayar Rp1,5 juta dengan datang ke sekretariat panitia pelaksana Goverment Golf Cup Open Tournament 2016 di Bukit Golf Palembang.

Even bergengsi ini sendiri disponsori oleh PGC, Maju Motor, Thamrin Brother Group, JM Group, Bupati Lahat  H Aswari Rivai, Askrindo, Bluebird Group, STIMIK MBC, BPD HIPMI Sumsel, BPC HIPMI Prabumulih dan Cipta Asri Griya. "Ini sifatnya open, artinya kompetisi ini diikuti oleh berbagai daerah di Indonesia termasuk Palembang khususnya," pungkasnya. (asa)

Perancis Support Asian Games 2018

PALEMBANG – Pemerintah Perancis berencana memberikan bantuan mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 di Sumatera Selatan (Sumsel). Berupa peralatan olahraga namun Sumsel belum menerima bantuan ini.

Ahmad Yusuf Wibowo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, mengatakan, belum bisa  menerima peralatan Olahraga tersebut, karena semua standar peralatan sudah ada ketentuan dari KOI. "Kalau membantu perlengkapan lain mungkin itu sangat dibutuhkan. Jelas intinya mereka ingin memberikan bantuan untuk penyelenggaraan Asian Games di Sumsel,” kata dia Selasa  21 Juni 2016).

Yusuf   menambahkan, Perancis juga tertarik  memberikan bantuan pada persiapan Sumsel menjadi penyelenggara Motor GP di tahun 2018.  Kerjasama ini dinilai akan saling menguntungkan. "Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya pernah  datang bersama 17 perusahaan juga memberikan bantuan untuk Sumsel,” ucapnya.

Sementara itu, Jean Philipe Arvert, Direktur Atase Perdagangan kedutaan Perancis mengatakan, kedatangannya ke Sumsel untuk melihat kebutuhan Asian Games 2018, serta potensi kerjasama lainnya. Baik dalam bidang perdagangan maupun bidang energi yang dimiliki oleh Sumsel.

“Kami ingin memberikan bantuan untuk pemerintah Provinsi Sumsel dalam penyelenggaraan Asian Games 2018, bisa berupa peralatan olahraga maupun bentuk lainnya,” kata Jean.

Menurutnya, sejauh ini bentuk bantuannya memang belum bisa ditentukan berapa besarnya, karena masih akan ada pertemuan kembali antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Kedutaan Besar Perancis.“Kita sangat senang dengan keramah tamahan Pemerintah Sumsel, tetapi tentunya akan ada pertemuan lanjutan dengan Duta Besar bersama dengan pengusaha-pengusaha asal Perancis,” kata dia. 

  Pada kunjungannya, Jean Philipe Arvert, Direktur Atase Perdagangan kedutaan Perancis didampingi  Natacha Bernstein serta Business Development Ececutive Kedutaan Perancis, Azhar Marbun.

216 Atlet PON Sumsel Dididik Kedisiplinan dan Jiwa Korsa


PALEMBANG -Tak kurang 216 atlet Sumsel dari berbagai cabang olahraga yang akan dikirim untuk PON Jabar September 2016 mendatang, segera dididik kedisiplinan dan jiwa korsa selama dua pekan oleh pihak Korem 044 Garuda Dempo (GAPO), bagi yang tidak lulus pendidikan maka tidak akan dikirim ke PON Jabar September 2016.

Demikian terungkap dalam acara peresmian PELATDA dan Launching "Kedisiplinan & Jiwa Korsa" Kontingen PON XIX Jabar 2016 Prov. Sumsel, di Venue Menembak Komplek Jakabaring Sport City, Kamis 5 Mei 2016.

"PON tinggal tiga bulan lagi, semua harus bersiap diri dengan sebaik-baiknya, semoga bisa masuk peringkat 10 besar dan membawa minimal 15 medali emas, meski butuh perjuangan berat, tapi tidak ada yang tidak mungkin," kata Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, dalam sambutannya.

Usai acara Gubernur Alex yang juga Ketua KONI Sumsel ini menegaskan, ia menerima banyak laporan terkait atlet dan jika ada keluhan atau kritikan agar segera disampaikan untuk diperbaiki dan dipenuhi.Karena, ia ingin semua kebutuhan dan fasilitas persiapan kontingen Sumsel untuk PON Jabar diberikan yang terbaik.

"Konsumsi harus memenuhi gizi dan selera, bukan hanya gizi saja tapi menunya yang juga membuat atletnya berselera makan, lalu peralatan juga harus diperhatikan, termasuklah ada laporan soal fisioterapis atau pemijat atlet, juga harus segera menangani atlet," perintah Gubernur, yang langsung meminta Ketua Harian KONI, Nasrun Umar untuk mengatasi ini.

Selain itu, Gubernur berharap, usai pendidikan disiplin dan jiwa korsa ini akan lahir atlet-atlet Sumsel yang lebih berkualitas dan disiplin, jika ada yang tidak sanggup menjalani pendidikan silahkan untuk mengundurkan diri, dan tidak akan dijadikan kontingen Sumsel untuk PON Jabar.

"Mari bulatkan tekad, jiwa korsa, semangat disiplin, sportifitas tinggi, pantang menyerah membela nama baik daerah. Kami berikan yang terbaik dan kontingen juga harus berikan yang terbaik," pinta Gubernur.

Sementara itu, Danrem 044 Garuda Dempo Kolonel Inf Tri Winarno yang juga selaku Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumsel menambahkan, pihaknya menyiapkan 30 personel untuk mendidik kedisiplinan dan jiwa korsa para atlet, waktu dimulainya pendidikan menyesuaikan cabor masing-masing.

"Pelatihan ini bertujuan memupuk semangat disiplin, jiwa korsa dan para atlet dapat menjadi petarung yang pantang menyerah," kata dia.(humas koni sumsel)

Mei, Lubuk Linggau Gelar Kejurnas Bridge

PALEMBANG - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Kota Lubuk Linggau segera menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bridge pada 9-17 Mei 2016, kejurnas akan diikuti 20 provinsi di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Prana Sohe, Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sumsel, kemarin Kamis 28 April 2016, di Sekretariat KONI Sumsel.

Nanan sapaan akrabnya mengatakan, Kota Lubuk Linggau mendapatkan kepercayaan dari PB GABSI untuk menjadi tuan rumah kejurnas bridge tahun 2016, sehingga pihaknya langsung bergerak cepat membentuk panitia daerah, mempersiapkan gedung kesenian yang akan dijadikan tempat pertandingan.

"Menariknya, kejurnas di Linggau kali ini ada nomor yang belum pernah dipertandingkan di dunia yaitu nomer super mix, atau bahasa mudahnya ganda campuran," kata Nanan, didampingi Ketua Harian Gabsi Sumsel, Suparman Roman, Wakil Ketua 1 KONI Sumsel, Dhennie Zainal.

Kelas-kelas atau nomor yang dipertandingkan, mulai dari kelas A kelas B, tim putri provinsi, tim mix provinsi, tim senior,tim u26 antar provinsi,pasangan putra putri, tim u21 dan nomor terbaru tim super mix.

Ia menjelaskan, sejauh ini dari 20 provinsi peserta, sudah 16 provinsi yang sudah mengonfirmasi hadir, namun dipastikan empat provinsi lainnya tetap akan mengikuti kegiatan tersebut. Event ini akan dihadiri tak kurang 500 orang peserta.

Soal target, Sumsel tidak mau muluk-muluk menargetkan juara umum, namun Sumsel mengandalkan dua nomor yang enam tahun terakhir mampu merebut medali emas, yaitu Kelas A dan Tim U26.

Selain kejurnas yang akan digelar pada 9-17 Mei 2016, akan digelar juga mukernas Gabsi di Hotel Abadi Linggau, pada 14-15 Mei 2016. Nanan juga mengajak masyarakat yang hadir dan pihak terlibat dalam kejurnas ini, agar menyukseskan kegiatan tersebut, dan ia selaku Ketum Gabsi Sumsel dan juga selaku Wakil Ketua Umum 2 KONI Sumsel, akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik.

"Karena kesuksesan event ini akan menjadi tolak ukur untuk menggelar kegiatan nasional lainnya ke depan," katanya.humas koni sumsel

Venue Voli Pantai Jakabaring Siap Gelar Asian Games

PALEMBANG – Turnamen  Asia Pasific Beach Volleyball The 5th South Sumatera Governor Cup 2016 atau kejuaraan voli pantai tingkat Asia Pasific  Piala Gubernur sukses digelar di venue Voli Pantai  Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, pada 20-23 April 2016 lalu. Berakhirnya event ini membuat Venue Voli Pantai JSC semakin teruji, dan siap menyambut Asian Games 2018.

Pada acara penutupan event ini Sabtu (23/4) lalu, dihadiri langsung Anggota Olympic Council of Asia, Rita Subowo, Wakil  Ketua Komite Olahraga Indonesia(KOI) Muddai Madang, Asisten Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Najib, Pejabat jajaran Pemprov Sumsel, jajaran Pengurus KONI Sumsel dan pejabat penting lainnya.

Anggota OCA, Rita Subowo sebelum menyaksikan partai final sempat melakukan kunjungan ke beberapa venue untuk Asian Games mendatang, seperti Aquatik Center serta gedung Wisma Atlet yang baru  di JSC. Dirinya terkesan dengan persiapan Sumsel jelang Asian Games, termasuk dibidang  pembangunan infrastruktur seperti pembangunan Light Rail Transit (LRT) cukup cepat.

“Progres Sumsel  luar biasa, dari airportnya, infrastruktur lainnya, mudah-mudahan bisa meningkatkan lagi pelayanan terhadap atlet di Asian Games nanti,"ujar mantan Ketua KOI ini.

Terkait voli pantai sendiri, ia menilai Venue Voli pantai sudah semakin teruji hanya perlu peningkatan-peningkatan seperti tribun penonton agar bisa mengakomodir lebih banyak  penonton untuk Asian Games.

“Untuk cabor voli pantai di Asian Games,  Insya Allah di  Palembang, tapi untuk kepastiannya nanti di rapat OCA pertengahan Mei nanti,”kata Rita.

Koordinator Pelatih Tim Indonesia, Slamet Mulyanto menambahkan, targetnya di event ini untuk menemukan formasi pasangan yang kuat untuk menghadapi final Continental Cup di Australia bulan Juli bagi tim putra, dan untuk tim putri mengkuti semifinal Continental Cup di Thailand  tanggal 12 -14 Mei  bagi tim putri.

“Meski belum mendapatkan medali, kami puas  dari turnamen ini kami masuk ranking lima dan bisa menambah 108 poin, dan tentunya secara penampilan pemain muda kami yang rata-rata berumur 20 tahun bisa mengimbangi permainan bahkan membuat rubber set tim juara yang umur dan pengalamannya lebih tinggi,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Dr. Dipl. Ing Ahmad Taqwa, MT mengatakan, penyelenggaraan telah berjalan lancar dan sesuai dengan yang diinginkan, meski ada beberapa evaluasi untuk peningkatan pelayanan dan fasilitas ke depan agar lebih dapat memanjakan  dan membuat nyaman para atlet yang datang. “Semua koreksi, saran dan testimoni yang masuk ke kami akan kami jadikan bahan evaluasi untuk diperbaiki dan ditingkatkan di event selanjutnya,” kata Taqwa. Sedangkan, salah satu atlet Voli pantai Australia,  Becchara Palmer mengatakan, kondisi venue Voli Pantai di Jakabaring sudah baik,

pelayanan dan fasilitas sudah mendukung, hanya soal cuaca panas saja yang menjadi  kendalanya dalam bertanding, namun dirinya mencoba beradaptasi selama di Palembang. “Saya berharap tahun depan bisa kembali lagi ke Palembang di turnamen voli pantai lagi,”harapnya.

Venue Voli Pantai Jakabaring Siap Gelar Asian Games

PALEMBANG – Turnamen  Asia Pasific Beach Volleyball The 5th South Sumatera Governor Cup 2016 atau kejuaraan voli pantai tingkat Asia Pasific  Piala Gubernur sukses digelar di venue Voli Pantai  Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, pada 20-23 April 2016 lalu. Berakhirnya event ini membuat Venue Voli Pantai JSC semakin teruji, dan siap menyambut Asian Games 2018.

Pada acara penutupan event ini Sabtu (23/4) lalu, dihadiri langsung Anggota Olympic Council of Asia, Rita Subowo, Wakil  Ketua Komite Olahraga Indonesia(KOI) Muddai Madang, Asisten Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Najib, Pejabat jajaran Pemprov Sumsel, jajaran Pengurus KONI Sumsel dan pejabat penting lainnya.

Anggota OCA, Rita Subowo sebelum menyaksikan partai final sempat melakukan kunjungan ke beberapa venue untuk Asian Games mendatang, seperti Aquatik Center serta gedung Wisma Atlet yang baru  di JSC. Dirinya terkesan dengan persiapan Sumsel jelang Asian Games, termasuk dibidang  pembangunan infrastruktur seperti pembangunan Light Rail Transit (LRT) cukup cepat.

“Progres Sumsel  luar biasa, dari airportnya, infrastruktur lainnya, mudah-mudahan bisa meningkatkan lagi pelayanan terhadap atlet di Asian Games nanti,"ujar mantan Ketua KOI ini.

Terkait voli pantai sendiri, ia menilai Venue Voli pantai sudah semakin teruji hanya perlu peningkatan-peningkatan seperti tribun penonton agar bisa mengakomodir lebih banyak  penonton untuk Asian Games.

“Untuk cabor voli pantai di Asian Games,  Insya Allah di  Palembang, tapi untuk kepastiannya nanti di rapat OCA pertengahan Mei nanti,”kata Rita.

Koordinator Pelatih Tim Indonesia, Slamet Mulyanto menambahkan, targetnya di event ini untuk menemukan formasi pasangan yang kuat untuk menghadapi final Continental Cup di Australia bulan Juli bagi tim putra, dan untuk tim putri mengkuti semifinal Continental Cup di Thailand  tanggal 12 -14 Mei  bagi tim putri.

“Meski belum mendapatkan medali, kami puas  dari turnamen ini kami masuk ranking lima dan bisa menambah 108 poin, dan tentunya secara penampilan pemain muda kami yang rata-rata berumur 20 tahun bisa mengimbangi permainan bahkan membuat rubber set tim juara yang umur dan pengalamannya lebih tinggi,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Dr. Dipl. Ing Ahmad Taqwa, MT mengatakan, penyelenggaraan telah berjalan lancar dan sesuai dengan yang diinginkan, meski ada beberapa evaluasi untuk peningkatan pelayanan dan fasilitas ke depan agar lebih dapat memanjakan  dan membuat nyaman para atlet yang datang. “Semua koreksi, saran dan testimoni yang masuk ke kami akan kami jadikan bahan evaluasi untuk diperbaiki dan ditingkatkan di event selanjutnya,” kata Taqwa. Sedangkan, salah satu atlet Voli pantai Australia,  Becchara Palmer mengatakan, kondisi venue Voli Pantai di Jakabaring sudah baik,

pelayanan dan fasilitas sudah mendukung, hanya soal cuaca panas saja yang menjadi  kendalanya dalam bertanding, namun dirinya mencoba beradaptasi selama di Palembang. “Saya berharap tahun depan bisa kembali lagi ke Palembang di turnamen voli pantai lagi,”harapnya.

Alex Noerdin Pimpin KONI Sumsel

PALEMBANG – Musyawarah Olahraga Provinsi VIII Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung pada 26-28 Februari di hotel Daira Palembang kemarin, akhirnya menghasilkan keputusan ketua umum terpilih secara aklamasi. Dalam Musorprov ini, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin didaulat oleh seluruh peserta Musorprov VIII untuk memimpin KONI Sumsel periode 2016-2020 mendatang.

Hadir dalam Musorprov tersebut, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Ketua Umum KONI Sumsel yang juga wakil ketua KOI H Muddai Madang, Dirut Bank SumselBabel M Adil, para tokoh olahraga, peserta Musorprov yang terdiri dari pengurus pengprov cabor dan KONI kabupaten / kota se Sumsel.

Dalam sambutannya, ketua umum terpilih H Alex Noerdin yang juga selaku ketua umum Perbakin Sumsel menyampaikan bahwa ditengah kesibukannya sebagai Gubernur Sumsel, Alex Noerdin tetap bersedia jadi Ketum KONI Sumsel, hal ini demi suksesnya Asian Games dan pelaksanaan Moto GP.

“Berkah Asian Games tak hanya sekadar euforia, tapi berdampak juga pada sektor infrastruktur. Dengan digelarnya pesta olahraga tertinggi tingkat Asia itu, akselerasi pembangunan di Sumsel khususnya Palembang akan berjalan lebih pesat. Kalau tak ada Asian Games, belum tentu ada Rusunawa, Rusunami, LRT, Musi III, Musi IV dan lain sebagainya,”ujarnya.

Ditambahkannya, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak. Meskipun ada yang kemudian kurang setuju, akhirnya kemudian memantapkan satu suara dalam kepemimpinan KONI Sumsel.

“Periode ini kita menghadapi event yang sangat besar, yang mempertaruhkan nama bangsa Republik Indonesia, karena setelah Asian Games satu bulan kemudian Kejuaraan Dunia MotoGP,”ujar Alex Noerdin dalam pidatonya usai terpilih menjadi Ketua KONI Sumsel.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumsel periode sebelumnya H Muddai Madang menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat ketua umum KONI Sumsel selama dua periode sebelumnya terdapat kesalahan dan kekeliruan. Dirinya juga mengungkapkan terima kasih kepada seluruh pengurus KONI Sumsel yang telah membantunya selama menjalankan tugas.

“Dua periode bukanlah waktu yang singkat, ada saja kekeliruan atau kesalahan selama saya memimpin KONI Sumsel, dalam kesempatan ini saya sampaikan permohonan maaf termasuk juga janji yang mungkin belum bisa saya tepati. Saya juga sampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus KONI Sumsel maupun pengprov cabor dan KONI Kabupaten / kota anggota KONI Sumsel. Mudah-mudahan kita terus dapat bersama-sama memajukan olahraga di Sumsel,”jelasnya. (koniss/man)

Mayoritas Inginkan Alex Noerdin

PALEMBANG – Tim Penjaringan dan Penyaringan bursa calon ketua umum KONI Sumsel masa bakti 2016-2020, secara resmi menutup pendaftaran calon ketua umum KONI Sumsel, pada hari Rabu (17/2) kemarin tepatnya pukul 16.00 Wib. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya bahwa tim Penjaringan dan Penyaringan membuka pendaftaran sejak tanggal 6 sampai 17 Februari pukul 16.00 Wib.

Tim yang terdiri dari dr H. Aidit Aziz selaku ketua, wakil ketua Bambang Hariyanto SH, MH.,FCBArb, sekretaris Drs H Asdit Abdullah M.Si, wakil sekretaris Dr A Taqwa dan anggota Drs H Amir Faisal, kemarin sore telah menggelar rapat dan secara resmi menutup pendaftaran calon ketua umum KONI Sumsel.

“Sesuai ketentuan hingga pukul 16.00 wib pendaftaran resmi kita tutup, dan sampai saat ini hanya ada satu nama yang disampaikan oleh pengprov cabor dan KONI kabupaten / kota sebagai calon ketua umum KONI Sumsel yaitu bapak H Alex Noerdin selaku ketua umum Pengprov Perbakin Sumsel,”jelas Aidit Aziz saat ditemui usai rapat tim penjaringan dan penyaringan, Rabu (17/2) kemarin diruang rapat KONI Sumsel.

Lebihlanjut dikatakan mantan wakil walikota Palembang ini, dari sekian banyak anggota KONI Sumsel yakni pengprov cabor, organisasi fungsional dan KONI Kabupaten /kota, mayoritas mendukung dan mencalonkan H Alex Noerdin selaku ketua umum Perbakin Sumsel untuk menjadi ketua umum KONI Sumsel masa bakti 2016-2020. Dan Bapak H Alex Noerdin juga sudah menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan, hal ini dibuktikan dengan surat pernyataan kesediaan untuk dicalonkan yang sudah ditandatangani dan sudah disampaikan kepada tim penjaringan dan penyaringan tepat pada tanggal 17 Februari 2016.

“Surat penyataan dukungan dari pengprov cabor dan KONI Kabupaten /kota yang disampaikan kepada kami hingga batas akhir pendaftaran sebanyak 32 dari pengprov cabor dan 13 dari KONI Kabupaten/Kota. Sementara persyaratan untuk calon ketua umum KONI Sumsel, wajib mengantongi rekomendasi/dukungan secara tertulis dari atau diusulkan oleh minimal 15 (lima belas) cabor/organisasi fungsional anggota KONI Sumsel dan 5 (lima) KONI kabupaten/kota se-Sumsel yang masih aktif dan tidak bermasalah. Selain itu calon ketua umum merupakan ketua umum pengprov cabor atau pengurus KONI,”tegas mantan Asisten Kesra Pemprov Sumsel ini.

Ditambahkan wakil ketua tim penjaringan dan penyaringan Bambang Hariyanto SH, MH.,FCBArb, pihaknya sudah membuka kesempatan seluas-luasnya baik melalui media maupun menyampaikan langsung ke anggota-anggota KONI Sumsel perihal pendaftaran calon ketua umum KONI Sumsel.

“Namun sampai saat ini, hanya satu berkas yang disampaikan kepada kami yaitu atas nama H Alex Noerdin berdasarkan dukungan mayoritas dari pengprov cabor, organisasi fungsional dan KONI kabupaten/kota se Sumsel. Jadi hasil ini akan segera kami buat berita acara dan disampaikan langsung pada pelaksanaan Musorprov yaitu forum tertinggi, yang recananya akan digelar pada 26-28 Februari mendatang,”ujar advokat ternama ini.  (man)

Panitia Gelar Rapat Persiapan Musorprov KONI Sumsel

PALEMBANG - Panitia pelaksana Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Provinsi Sumsel gelar rapat persiapan di Aula Sekretariat KONI Sumsel, Kamis (10/2) siang. Dalam rapat dibahas tugas masing-masing bidang. Mulai dari seksi pembukaan dan penutupan kemudian seksi acara dan persidangan. Lalu ada seksi perlengkapan, seksi akomodasi dan konsumsi. Disamping itu ada seksi kesehatan, kesekretariatan, humas dan dokumentasi serta keamanan.

Menurut ketua panitia pelaksanan, H Ade Karyana seksi pembukaan dan penutupan melaksanakan dan mengatur hal yang berkaitan dengan acara pembukaan sesuai jadwal telah ditetapkan. 
"Kerjasama bagian perlengkapan, berkoordinasi dengan bidang lain. Kemudian mensosialisasikan susunan acara pada bidang lain," terang Ade, sapaan akrab Ade Karyana usai rapat.
Musorprov KONI Sumsel atau pemilihan Ketua Umum KONI sumsel dilaksanakan di Palembang, 26-28 Februari nanti. Sejauh ini belum ada yang mencalonkan diri menggantikan H Muddai Madang yang sudah habis masa kepengurusan (2012-2016).
Acara akan dihadiri seluruh peserta dari perwakilan KONI Pusat, 17 KONI Kabupaten dan Kota serta pengurus cabang olahraga (cabor) dan badan fungsional. 
"Paling sibuk bidang persidangan karena sehari penuh, selain itu juga sudah di bentuk tim penjaringan dan penyaringan yang telah bertugas sejak tanggal dua februari yang lalu," tambah dia. (koniss)

KONI Sumsel Bentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan

PALEMBANG – Musyawarah olahraga provinsi (Musorprov) VIII Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan resmi dilaksanakan pada 26-28 Februari mendatang. Terkait persiapan Musorprov tersebut, KONI Sumsel telah membentuk tim penjaringan dan penyaringan dalam rangka membantu Musorprov VIII untuk menjaring dan menyaring calon ketua umum KONI Sumsel masa bakti 2016-2020.

Sekretaris Umum KONI Sumsel H Akhmad Najib menjelaskan, pengangkatan tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Sumsel tersebut berdasarkan keputusan ketua umum KONI Sumsel  No. 02 Tahun 2016, tanggal 8 Januari 2016.

“Tim penjaringan dan penyaringan ini akan menjalankan tugasnya sampai dengan dilaksanakannya Musorprov VIII KONI Sumsel tahun 2016, hasil kerja tim penjaringan dan penyaringan ini nantinya dilaporkan secara tertulis kepada Musorprov VIII melalui pimpinan sidang. Hal ini juga mengacu pada pasal 26 ayat 4 huruf (c) Anggaran Dasar KONI dengan tetap menghormati kedaulatan musorprov KONI Sumsel serta hasil rapat anggota KONI Sumsel,”jelas Asisten Kesra Pemprov Sumsel ini.

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk nama-nama yang bertugas pada tim penjaringan dan penyaringan tersebut terdiri dari dr H. Aidit Aziz selaku ketua, wakil ketua Bambang Harianto SH, M. Hum, sekretaris Drs H Asdit Abdullah M.Si, wakil sekretaris Dr A Taqwa dan anggota Drs H Amir Faisal.

“Tim penjaringan dan penyaringan ini sudah mulai membuka usulan calon ketua umum sejak tanggal 6 Februari 2016 dan ditutup hingga tanggal 17 Februari 2016, pukul 16.00 Wib. Untuk usulan calon ketua umum KONI Sumsel dilakukan dengan cara diusulkan oleh anggota KONI Sumsel secara tertulis kepada tim penjaringan dan penyaringan,”ungkapnya.

Lebih rinci lagi menurut Akhmad Najib, untuk kriteria dan persyaratan calon ketua umum KONI Sumsel nantinya mengacu sesuai Anggaran Rumah Tangga (ART) Bab VI bagian kesepuluh pasal 27 Ayat (1) yaitu, mempunyai kemampuan manajerial, pengabdian dan waktu yang cukup untuk mengelola organisasi olahraga. Kemudian mampu menjadi pengayom dan pemersatu semua unsur masyarakat olahraga.

“Kemudian lagi, mempunyai visi yang luas dalam membina olahraga prestasi, mampu menjalin kerjasama dengan badan-badan usaha dan instansi terkait untuk menunjang pembinaan olahraga prestasi, serta mampu menggalang kerjasama dengan badan-badan keolahragaan tingkat daerah dan nasional,”jelasnya.

Selain itu ditambahkan Najib, calon ketua umum KONI Sumsel juga diwajibkan memperoleh rekomendasi/dukungan secara tertulis dari atau diusulkan oleh minimal 15 (lima belas) cabor/organisasi fungsional anggota KONI Sumsel dan 5 (lima) KONI kabupaten/kota se-Sumsel yang masih aktif dan tidak bermasalah, dengan ketentuan setiap anggota KONI hanya boleh merekomendasikan/mengusulkan 1 (satu) nama sebagai calon ketua umum KONI Sumsel.

“Calon ketua umum KONI Sumsel juga harus membuat surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,- dan berdomisili di provinsi Sumsel yang dibuktikan dengan identitas KTP dan KK, serta tidak pernah dihukum dan tidak sedang menjalani proses pidana,”tegas sekretaris pantia daerah Asian Games 2018 tersebut.

Untuk diketahui, kepengurusan KONI Sumsel masa bakti 2012-2016 yang diketuai H Muddai Madang berakhir pada bulan Februari 2016. H Muddai Madang telah menjabat sebagai ketua umum KONI Sumsel selama dua periode sejak pengganti antar waktu tahun 2009, dan saat ini Muddai Madang telah terpilih menjabat sebagai wakil ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) masa bakti 2015-2019. (koniss)